Selasa, 21 September 2010

Natural Healthy Diet Without Risk / Diet Sehat Alami Tanpa Resiko

Here is the tips on how to lose weight in natural way. I use this tips in my daily life and I have felt the benefits.

1. Chew food well at least 30 to 50 times.
       
The reason is because the time we spent eating the foods become longer, and as we eat the blood sugar levels increased. the result is lower appetite that prevents us to eat too much and we become quickly satiated. therefore we do not bother to force ourselft to reduce the amount of food we eat because we naturally want to eat a little.


2. Reduce Meat but eat  vegetables and fruits more
       
We should eat fruits one hour before meals. so the nutrients can be ingested and when eating we do not feel too much hunger. The ideal food is 85% 
Vegetable and 15% meat. if we choose meat consider it from animals that have temperature lower than the human body, such as fish. 

3. Avoid consuming milk or products that made from milk  
      
According to recent studies, milk was bad for health. The following are facts about milk: 

1. No other food is more difficult to digest than milk, 
2. Casein, which forms approximately 80% of the proteins contained in milk, directly into the clot into a stomach so that it becomes hard to digest, 
3. Components of milk sold in stores have been homogenized and generate free radicals, 
4. Pasteurized milk does not contain valuable enzymes, the fat has been oxidized and protein quality change as a result of high temperature 
5. Milk contains many substances that disrupt the oxidized fat in the gut environment, increase the amount of bad bacteria and destroy the balance of bacterial flora in the intestine,
6. If a pregnant woman to drink milk, their children tend to be more easily affected by atopic dermatitis, 
7. Drinking too much milk actually causes osteoporosis. 

4. Avoid eating at night 
        
Eating just before sleeping at night is a bad habit, during sleep, the body issuing large amounts of insulin, and if you eat carbohydrates before bed then the insulin will convert them into fat. therefore much faster weight increase. better not eat 5 hours before bedtime. if feels hungry eat fruit one hour before bedtime.


5. Drink Water
       
Drink Water, not tea, not coffee or water with aditive in it. because if you drink water that has been given aditive, sugar, caffeine, and substances that are contained in the drink consume the fluid in body cells and blood that makes dehydration.
       
Drinking water should be 6 to 8 glasses a day. or 5 glasses a day for the elderly. But this could change depending on how much we sweat, if the weather is hot and we sweat a lot, of course we need more water. Proper water consumption is after waking up and one hour before eat. but this one seems a bit hard to do because when we eat of course sometimes we need to drink, don't drink more than a glass when eating.


5. Exercise sufficiently, do not be excessive 
      
Too much exercise can damage your health, because the more exercise the more free radicals are produced in the body. exercise sufficiently means to do sports that are appropriate for the physical condition, lifestyle, and mental health.


6. Avoid Stress
     
Cheer up and do the things we like. don't force ourself to do things we dislike. recreation, play music, sing or just small talk with friends can make us avoid the stress.



7. Do not take slimming drug
     Slimming drugs only worsen the state of the intestine. believe me

8. Avoid smoke and alcohol
     


Indonesian version :


Berikut adalah tips cara menurunkan berat badan dengan cara alami. 
tips ini saya praktekan dalam kehidupan saya sehari-hari dan saya telah merasakan manfaatnya.

1. Kunyahlah makanan dengan baik minimal 30 sampai 50 kali.
       Alasannya adalah karena waktu yang dipakai untuk menyantap makanan menjadi lebih lama, dan selama kita makan tingkat gula darah meningkat mengakibatkan nafsu makan berkurang hal ini mencegah kita makan terlalu banyak dan kita menjadi cepat kenyang. oleh karena itu kita tidak perlu bersusah payah memaksakan diri untuk mengurangi jumlah yang kita makan karena secara alamiah kita menjadi ingin makan sedikit. 

2. Kurangi Makan Daging dan perbanyak sayuran dan buah
       Sebaiknya kita menyantap buah 1 jam sebelum makan. agar nutrisinya dapat dicerna lebih baik dan ketika makan kita tidak merasa terlalu lapar. makanan yang ideal itu adalah 85% Nabati dan 15% Hewani. makanan hewani sebaiknya dari hewan yang bersuhu tubuh lebih rendah dari manusia, seperti ikan.

3. Hindari mengkonsumsi susu atau produk yang diolah dari susu
      Menurut penelitian terbaru, susu ternyata buruk bagi kesehatan. berikut adalah fakta tentang susu :
1.    Tidak ada makanan lain yang lebih sulit dicerna daripada susu,
2.    Kasein, yang membentuk kira-kira 80% dari protein yang terdapat dalam susu, langsung menggumpal  menjadi satu begitu memasuki lambung sehingga menjadi sangat sulit dicerna,
3.    Komponen susu yang dijual di toko-toko telah dihomogenisasi dan menghasilkan radikal bebas,
4.    Susu yang dipasteurisasi tidak mengandung enzim-enzim yang berharga, lemaknya telah teroksidasi dan kualitas proteinnya berubah akibat suhu tinggi,
5.    Susu yang mengandung banyak zat lemak teroksidasi mengacaukan lingkungan dalam usus, meningkatkan jumlah bakteri jahat dan menghancurkan keseimbangan flora bakteri dalam usus,
6.    Jika wanita hamil minum susu, anak-anak mereka cenderung lebih mudah terjangkit dermatitis atopik,
7.    Minum susu terlalu banyak sebenarnya menyebabkan osteoporosis.







4. Hindari makan dimalam hari    
        Makan dimalam hari tepat sebelum tidur adalah kebiasaan buruk, pada saat tidur, tubuh mengeluarkan insulin dalam jumlah besar, dan jika mengkonsumsi karbohidrat sebelum tidur maka insulin akan mengubah semuanya menjadi lemak. oleh karena itu berat badan jauh lebih cepat meningkat. lebih baik jangan mengkonsumsi makanan 5 jam sebelum tidur. apabila terasa lapar makanlah buah-buahan satu jam sebelum tidur.

5. Minumlah Air putih
       Minumlah Air putih, bukan teh, bukan kopi atau air yang di campur macam-macam. sebab jika meminum air yang telah diberi campuran maka gula, kafein, dan zat-zat yang terkandung didalam minuman tersebut merenggut cairan dari dalam sel-sel tubuh dan darah sehingga menjadikan dehidrasi.
       Minum air putih sebaiknya 6 sampai 8 gelas sehari. dan 5 gelas sehari untuk lansia. tetapi ini bisa berubah tergantung seberapa besar keringat yang kita keluarkan, kalau cuaca panas dan keringat banyak keluar tentu dibutuhkan air cukup. Konsumsi air yang tepat adalah setelah bangun tidur dan satu jam sebelum makan. tapi sepertinya yang satu ini agak sulit dilakukan karena setiap makan tentu kita terkadang butuh minum karena itu usahakan tidak minum lebih dari segelas air ketika makan.

5.  Olahraga secukupnya, jangan berlebihan
      Terlalu banyak berolahraga dapat merusak kesehatan, karena semakin banyak berolah raga semakin banyak radikal bebas yang di produksi dalam tubuh. olahraga secukupnya artinya melakukan olahraga yang sesuai bagi kondisi fisik, gaya hidup, dan kesehatan mental.

6. Hindari Stress
     Bergembiralah dan lakukan hal-hal yang kita sukai. jangan terlalu memaksakan diri melakukan hal yang tidak kita sukai. rekreasi, main musik, menyanyi atau sekedar mengobrol ringan dengan teman-teman bisa membuat kita terhindar dari stress.


7. Jangan mengkonsumsi obat pelangsing
     Obat pelangsing hanya akan memperburuk keadaan usus. percayalah.


8. Jauhi rokok dan minuman keras
  


Minggu, 19 September 2010

Shocking Fact about Yogurt / Fakta Mencengangkan Tentang Yoghurt

        
       


Of course many of us who like to drink yogurt, and by advertisements in the media says yogurt good for health. but that is not the actual fact of yogurt.

There is an interesting article that discusses the yogurt.  this is the article that I read from the book "The Miracle Of Enzyme" written by Hiromi Shinya, MD, a professor of Medicine Albert Einstein College of Medicine, USA


The following is the contents of the article:

       Recently in Japan, various types of yogurt such as “Caspian Sea yogurt” and “aloe yogurt” have become very popular because of their widely advertised health benefits. But I believe these are all misrepresentations. What I often hear from people who eat yogurt is that their gastrointestinal condition has improved, they are no longer constipated, or their waist has gotten smaller. And they believe these results are due to the lactobacilli found in all yogurts.
However, this belief in the benefits of lactobacilli is questionable from the start. Lactobacilli are originally found in the human intestine. These bacteria are called “intestinal resident bacteria.” The human body has a defense system against bacteria and viruses coming from the outside, so even those bacteria that are normally good for your body, like lactobacilli, will be attacked and destroyed by the body’s natural defenses if they are not intestinal resident bacteria.
       The first line of defense is stomach acid. When lactobacilli from the yogurt enter the stomach, most are killed by stomach acid. For that reason, there have been recent improvements made and yogurts are being sold with the catchphrase, “lactobacilli that reach your intestine.”
       However, even if the bacteria do reach the intestine, is it really possible for them to work hand in hand with the intestinal resident bacteria? The reason I question this claim about yogurt is because in the clinical setting, the intestinal characteristics of people who eat yogurt everyday are never good. I strongly suspect that, even if the lactobacilli in yogurt reach the intestine alive, they do not make the intestine work better but only disrupt the intestinal flora instead.
       Then why do many people feel yogurt is effective in improving their health? For many, yogurt seems to “cure” constipation. This “cure,” however, is actually a mild case of diarrhea. Here is the way this probably works: Adults lack enough of the enzyme that breaks down lactose. Lactose is the sugar found in milk products, but lactase, the enzyme that breaks down lactose, begins to decrease in our bodies as we grow older.This is natural in a sense, because milk is something infants drink, not adults. In other words, lactase is an enzyme that is not required by adults.
       Yogurt contains a lot of lactose. Thus, when you eat yogurt, it cannot be properly digested owing to the lack of lactase enzymes, which in turn results in indigestion. In short, many people develop mild diarrhea when they eat yogurt. Consequently, this mild diarrhea, which is really the excretion of stagnant stool that has been accumulating in the colon until then, gets mistakenly characterized as a cure for constipation.
       Your intestine’s condition will worsen if you eat yogurt everyday. I can say this with confidence based on my clinical observations. If you eat yogurt everyday, the smell of your stool and gas should be increasingly pungent. This is an indication that your intestinal environment is getting worse. The reason for the smell is that toxins are being produced inside the colon. Thus, even though people talk about the health effects of yogurt in general (and yogurt companies are more than pleased to tout their own products), in reality, there are many things about yogurt that are not good for your body.
so. do you still want to drink yogurt everyday ?


Indonesian Version :

Tentu banyak diantara kita yang suka dengan minuman yoghurt, dan menurut iklan-iklan di media masa yoghurt baik untuk kesehatan. ternyata faktanya tidaklah demikian bahkan berbeda 180 derajat dari yang kita tahu selama ini.
        Ada suatu artikel menarik yang membahas tentang yoghurt. artikel ini saya dapat dari buku "The Miracle Of Enzyme" yang ditulis oleh Hiromi Shinya, MD seorang Guru Besar Kedokteran Albert Einstein College of Medicine, USA.
berikut ini adalah isi dari artikel tersebut :
     Baru-baru ini di Jepang, berbagai macam yoghurt, seperti “Yoghurt Laut Kaspia” dan “Yoghurt Aloe”, menjadi sangat populer karena memiliki keuntungan-keuntungan kesehatan yang dipromosikan secara luas. Namun, saya yakin bahwa semua ini adalah gambaran yang salah.
      Yang sering saya dengar dari orang-orang yang mengonsumsi yoghurt adalah bahwa kondisi pencernaan mereka membaik, mereka tidak lagi mengalami konstipasi, atau pinggang mereka mengecil. Dan mereka percaya bahwa semua hasil ini berkat laktobasilus yang terdapat dalam setiap yoghurt.
      Namun, kepercayaan akan keuntungan-keuntungan laktobasilus ini sejak awalnya saja sudah dipertanyakan. Aslinya, laktobasilus terdapat di dalam usus manusia. Bakteri ini disebut “bakteri yang bermukim dalam usus”. Tubuh manusia memiliki suatu sistem pertahanan melawan bakteri dan virus yang datang dari luar, jadi bahkan bakteri-bakteri yang biasanya baik untuk tubuh Anda, seperti laktobasilus, akan diserang dan dihancurkan oleh pertahanan alami tubuh jika mereka bukan bakteri yang bermukim dalam usus.
         Garis pertahanan terdepan adalah asam lambung. Saat laktobasilus dari yoghurt memasuki lambung, sebagian besar dari mereka dimatikan oleh asam lambung. Oleh sebab itulah, baru-baru ini dilakukan perbaikan dan yoghurt pun dipasarkan dengan slogan “laktobasilus yang berhasil mencapai usus Anda”.
         Namun, bahkan jika bakteri itu mencapai usus, apakan memang mungkin mereka dapat bekerja sama dengan bakteri-bakteri yang bermukim dalam usus?
         Alasan saya mempertanyakan klaim mengenai yoghurt ini adalah karena dalam konteks klinis, karakteristik usus mereka yang mengonsumsi yoghurt setiap hari tidak pernah baik. Saya menduga keras bahwa bahkan jika laktobasilus di dalam yoghurt dapat mencapai usus hidup-hidup, mereka tidak mengakibatkan usus bekerja lebih baik, malah hanya mengacaukan flora usus.
          Lalu, mengapa banyak orang yang merasa bahwa yoghurt efektif dalam memperbaiki kesehatan mereka? Bagi banyak orang, yoghurt seolah “menyembuhkan” konstipasi. Namun, “penyembuhan” ini sesungguhnya adalah suatu kasus diare ringan. Beginilah hal ini mungkin bekerja: Orang dewasa tidak memiliki cukup enzim yang menguraikan laktosa. Laktosa adalah gula yang terdapat di dalam produk-produk susu, tetapi laktase, yaitu enzim yang menguraikan laktosa, mulai berkurang jumlahnya dalam tubuh kita selama kita tumbuh dewasa. Kalau dipikir, hal ini cukup alami karena susu adalah sesuatu yang diminum oleh balita, bukan orang dewasa. Dengan kata lain, laktase adalah enzim yang tidak diperlukan oleh orang dewasa.
         Yoghurt mengandung banyak laktosa. Oleh karenanya, pada saat Anda mengkonsumsi yoghurt, yoghurt tidak dapat dicerna dengan baik akibat kurangnya enzim laktase, yang kemudian berakibat pada kesulitan mencerna. Pendeknya, banyak orang yang mengalami diare ringan jika mereka mengonsumsi yoghurt. Akibatnya, diare ringan ini, yang sesungguhnya adalah ekskresi kotoran stagnan yang selama itu terakumulasi dalam usus besar, secara keliru dianggap sebagai pengobatan terhadap konstipasi.
         Kondisi usus Anda akan memburuk jika Anda mengonsumsi yoghurt setiap hari. Saya Dapat mengatakan hal ini dengan yakin berdasarkan hasil pengamatan klinis. Jika Anda mengonsumsi yoghurt setiap hari, bau kotoran dan gas Anda akan menjadi semakin tajam. Inilah suatu indikasi bahwa lingkungan usus Anda semakin memburuk. Alasan timbulnya bau tersebut adalah karena racun tengah diproduksi di dalam usus besar. Oleh karena itu, walaupun banyak orang membicarakan efek-efek kesehatan yoghurt secara umum (dan perusahaan-perusahaan yoghurt dengan senang hati menggembar-gemborkan produk mereka), dalam kenyataannya, banyak hal menyangkut yoghurt yang tidak baik bagi tubuh Anda.
         Seperti yang telah saya kemukakan di depan, kini kita telah memasuki suatu masa saat kita harus menjaga kesehatan kita sendiri. Daripada hanya menerima informasi yang diberikan seseorang kepada Anda, kebenarannya juga perlu dipastikan dengan menguji informasi itu pada tubuh Anda sendiri.
         Saat mengatakan Anda harus mengujinya dengan tubuh Anda sendiri, maksud saya bukan hanya dengan memakan atau mencoba sesuatu yang lain. Orang yang percaya bahwa yoghurt menghilangkan konstipasi karena menyebabkan diare tidak melihat keseluruhan gambarannya. Mengujinya dengan tubuh Anda sendiri berarti pertama-tama mendengarkan nasihat terbaik yang bisa Anda dapatkan, kemudian mempraktikkannya, dan akhirnya memeriksakan saluran pencernaan Anda secara teratur kepada seorang dokter terpercaya. Dengan cara ini, Anda akan dapat mengonfirmasi atau menolak hasil-hasil nasihat orang lain. Jika Anda berniat menjalani praktik Diet dan Gaya Hidup Keajaiban Enzim yang dijelaskan dalam buku ini, saya menyarankan Anda menjalani pemeriksaan endoskopi sebelum Anda mulai melaksanakannya, dan melakukannya sekali lagi setelah dua atau tiga bulan. Tanpa diragukan, Anda akan melihat perubahan-perubahan dramatis yang baik dalam karakteristik lambung dan usus Anda.
         Agar dapat menjalani hidup berumur panjang dan sehat, janganlah disesatkan oleh suara-suara yang datang dari luar, condongkanlah kepala Anda dan dengarkanlah suara-suara yang datang dari tubuh Anda sendiri.
           disadur dari buku "The Miracle Of Enzyme"  oleh Hiromi Shinya, MD.


jadi masih maukah anda minum yoghurt setiap hari ?